Gambar : touchIran.com, news.bbc.co.uk, reuters.com

People We Haven’t Met Yet (7)

Sebelum baca yang ini, tengok yang bagian 6-nya dulu ya di sini biar enggak kejang-kejang duluan hahahaha.

***

Saya mendarat di Bandara Internasional Imam Khomeini di puncak musim panas tahun 2009. Namun, sisa-sisa musim dingin masih menyajikan pemandangan salju di puncak-puncak perbukitan yang mengelilingi Kota Teheran.

Waktu itu, Mbak kita yang satu ini masih bercita-cita melihat salju. Jadi, dari balik kaca besar yang memenuhi seluruh dinding ruang tengah apartemen, saya kerjaannya liatin salju melulu hahaha.

read more

Taman Mellat di Teheran Iran

Seribu Taman di Kota Teheran

Note : Waktu masih tinggal di Teheran, suami belum demen motret-motret. Jadi foto-fotonya masih cupu gitu hihhihi. Saya ambilkan via googling saja biar benar-benar terlihat cantiknya taman-taman di ibukota Persia ini :).

Kemampuan lensa dan editing fotografer pas-pasan itu seringnya malah membuat foto alam natural menjadi tidak sebagus aslinya :(.

***

Negara Iran mungkin tak terlalu populer sebagai tempat tujuan wisata dunia. Jadi, saya sedikit enggan ketika suami mengajak ke sana. Tepatnya ke ibukota negeri Persia, kota Tehran.

read more

My First Love, Tehran :)

by : Jihan Davincka

***

Sebelum benar-benar ke sana, bayangan saya tentang Timur Tengah memang kurang menyenangkan. Ada, sih, beberapa negara yang ingin saya datangi. Seperti misalnya Emirat yang terkenal dengan kota-kota berkonsep modern-internasionalnya (eg : Dubai dan Abu Dhabi).

Gambar : www.islamicinvitationturkey.com

Gambar : www.islamicinvitationturkey.com

Tapi saat kesempatan untuk tinggal di luar negeri benar-benar datang, sungguh tak menduga kota pertama yang harus saya datangi adalah…Tehran! Maaakkk, kota apaan, tuh?

Selain Tehran adalah ibukota negara Iran, satu-satunya hal yang saya tahu tentang Negeri Persia ini adalah nama presidennya yang sempat menebar wangi semerbak di tanah air di periode awal kepemimpinannya, Ahmadinejad.

read more

Transportasi subway di Tehran Iran

Tehran urban and suburban railway (metro)

Kemaren pas mau beli oleh-oleh , ternyata Mas Syahrul (mahasiswa asal  Indonesia yang kuliah di Tehran, yang baek banget ama kita :D) enggak bisa nganterin karena saudaranya masuk RS.

Tadinya mau naik darbas (taksi) ke tempat / toko-toko penjual souvenir bersangkutan. Karena enggak tahu jalan dan alamat lengkapnya jadilah kita naik Metro!

Metro? Metromini? hehehe. Saya juga tadinya menyangka kayak bis gitu. Sempet ogah-ogahan. Tapi suami nerangin kalau metro itu kaya MRT di singapura, subway gitu lah. Waaahhh… malah keluar norak nya dan jadi semangat Hahaha.

read more

Nyontreng di Negeri Orang…

…masa nyontreng di negeri kura2? huehehehehe…

Kayanya dulu waktu masih di Jakarta, ritual nyontreng gag segitu2 nya. Disini gw tunggu2 dan semangat 45 pengen nyontreng! loh? selain karena merasa wajib ikut menentukan nasib bangsa :D, tentunya ingin makan makanan Indonesia hehehehehe…

Konon kata suami, kalau di KBRI, suka disediain makan2 gitu. Gw pikir makan siang, tapi dikasih snack ajah. Tapi snack pun tak mengapa ^_^, dapet lumpia, bakpao, dan roti keju… slrrupppp… tambahan brownies coklat buatan pak Syahrul :). Senangnyaaaaa….

read more