body shop roots of strength reviews

Body Shop Roots of Strength Reviews

Body Shop Roots of Strength Reviews kali ini mau bahas khusus SERUMnya, ya. Namanya Firming Shaping serum.

Seri Roots of Strength ini termasuk seri yang baru di The Body Shop. Rilisnya sekitar awal tahun 2018 atau akhir tahun 2017 lah ya. Dikhususkan untuk usia 35++, sempat baca juga katanya 40++, maka fokusnya di seputaran anti aging.

Anti aging ya enggak jauh-jauh dari melawan tanda-tanda penuaan. Termasuk kulit yang makin kering dan elastisitas yang terus berkurang. Makanya sudah ribut mau nyobain pas serum Drops of Light -nya udah mau abis hehehe.

Cucmey banget dengan umur eike, yes? Hihihihi.

body shop roots of strength reviews

Padahal tadinya sudah bener-bener kepincut banget dengan Care Brightening Serum dari Drops of Light itu. Tapi emang suka gitu, kalau pas udah mau abis, pasti gatel pengin nyobain seri lain lagi hehehe.

HARGA?

Harga Firming Shaping serum dari Roots of Strength ini adalah 599 ribu rupiah untuk ukuran 30 ml. Lebih mahal daripada serum Drops of Youth dan Drops of Light yang keduanya seharga 499 ribu rupiah untuk ukuran yang sama.

Harganya mirip dengan Facial Oil Serum dari Oils of Life.

Beberapa hari yang lalu udah bikin review versi vlognya :

Tekstur dan karakteristiknya?

Tekstur Firming Shaping serum ini tidak bening seperti Drops of Youth dan Drops of Light. Tapi agak mirip dengan serum vitamin C. Semacam krim dan warnanya juga putih (lihat contohnya di vlog, ya).

Jangan khawatir, seperti jenis serum lainnya, walau bentuknya krim dan agak kental, menyerapnya juga cepat, kok. Namanya serum ya, ujung tombak skincare tahap awal banget. Kalau nyerapnya lama, bisa delay deh step-step selanjutnya hahahaha :p.

Wanginya yang agak khas nih, karena terinspirasi pengobatan tradisional Negeri Cina yang didominasi bahan dasar akar, muncullah Roots of Strength . Diperkaya dengan 3 jenis tanaman akar : Ginger root, ginseng root, dan ruscus root untuk membantu melawan tanda-tanda penuaan dan membuat kulit terasa lebih kencang, kenyal, dan segar.

Penggunaan?

Ya standar lah. Serum digunakan setelah mencuci muka dengan pembersih wajah dan dikeringkan bener-bener. Setelah kering oleskan serum. Kalau pakai lotion wajah, pakai lotion dulu sebelum serum. Kalau di saya, gak pake lotion.

GUnakan 2x sehari sebagai bagian dari rangkaian skincare pagi/siang dan skincare malam hari. Sekitar 3 minggu lalu udah bikin vlog skincare routine di pagi/siang hari. Sudah ada serum Roots of Strength lho di vlog ini :

SEperti biasa, cukup keluarkan sebesar biji jagung, gak perlu banyak-banyak. Lalu aplikasikan ke wajah. Katanya juga, kalau pakai serum biar meresapnya lebih cetar, wajah harus ditepok-tepokin gitu dengan menggunakan jari manis + jari tengah. Tabok-tabok cantik gitu-gitu lah hihihihi.

Hasilnya?

BUAGUUUUSSSSSS hihihi. Sesuai ekspektasi banget.

Tadinya sih sudah siap-siap kalau kulit tidak akan secerah saat menggunakan brightening serum dari Drops of Light. Ternyata tidak membuat kulit kusam, tuh. Tetap sama seperti sebelumnya.

Makanya seneng banget, deh. Soalnya di usia 39 ini memang maunya pakai produk-produk yang lebih fokus ke anti aging.

body shop roots of strength reviews

Jadi cerahnya tetap dapat, lembab dan kenyalnya juga terasa banget. Pada umumnya produk-produk Body Shop ini memang untuk membantu melembabkan kulit kecuali tipe tertentu seperti Tea Tree.

Kalau fungsi anti agingnya ya tidak bisa se-instan itu hasilnya. Mungkin pelan-pelan dan dalam jangka panjang baru terasa :).

So far sudah digunakan selama kurang lebih 2 bulan. Botolnya tidak transparan jadi enggak kelihatan isinya tinggal seberapa. Pada umumnya, serum-serum dari The Body Shop yang saya gunakan, bisa bertahan sampai 5-6 bulan. Mayan lama kaaaaan ;).

Rencananya pengin pakai pelembab wajahnya juga. Jadi Roots of Strength The Body Shop ini ngeluarin 3 produk : face lotion, serum, dan pelembab wajah. Enggak sebanyak rangkaian seri Drops of Youth dan Drops of Light, sih.

Semoga reviewnya membantu, ya ^_^