Seribu Taman di Kota Teheran

Note : Waktu masih tinggal di Teheran, suami belum demen motret-motret. Jadi foto-fotonya masih cupu gitu hihhihi. Saya ambilkan via googling saja biar benar-benar terlihat cantiknya taman-taman di ibukota Persia ini :).

Kemampuan lensa dan editing fotografer pas-pasan itu seringnya malah membuat foto alam natural menjadi tidak sebagus aslinya :(.

***

Negara Iran mungkin tak terlalu populer sebagai tempat tujuan wisata dunia. Jadi, saya sedikit enggan ketika suami mengajak ke sana. Tepatnya ke ibukota negeri Persia, kota Tehran.

Kota Teheran Iran

Lovely Teheran (gambar : commons.wikimedia.org)

Tapi perjalanan dari bandara menuju apartemen selama setengah jam mampu melunturkan keengganan saya seketika. Terletak di belahan timur tengah yang terkenal dengan tanah tandusnya, hampir di sepanjang jalan kota Tehran malah menyuguhkan sentuhan hijau dimana-mana.

Di sudut-sudut jalan tertata rapi pohon-pohon berbunga yang berjajar dengan rupa-rupa warna. Saya meyakini tanaman-tanaman tersebut dirawat secara khusus oleh pemerintah kota.

Kota Tehran sendiri tergolong kota tua. Tak banyak bangunan baru yang berdiri di seantero kota. Tapi kebersihannya benar-benar patut diacungi jempol. Saya seperti berada di daratan Eropa.

Proses sanitasi mereka tidak menggunakan sanitasi bawah tanah seperti kebanyakan negara-negara maju. Tapi menerapkan sistem selokan atau parit di pinggir-pinggir jalan seperti sanitasi di berbagai kota di Indonesia. Bedanya, selokan mereka lebar-lebar dan dasarnya terlihat dengan jernih. Tak bercampur kotoran dan bau menyengat sama sekali. Cukup mengagumkan.

Jika menelusuri hamparan ibukota Negeri Para Mullah ini jangan harap akan menemukan mal besar seperti di tanah air. Embargo ekonomi Amerika atas negara ini membuat gerai-gerai makanan internasional seperti McDonald’s tak akan ditemukan di belahan Iran mana pun.

Tapi jangan patah semangat, gerai makanan lokal juga punya cita rasa yang tak kalah menarik dan cukup cocok dengan lidah asia kita.

Untuk urusan jalan-jalan, kota ini menawarkan pesona tersendiri. Bahkan kita bisa menikmati Tehran tanpa keluar uang. Cukup bersantai bersama keluarga di taman-taman kota yang tersebar di berbagai sudut kota.

Teheran Iran

Sanitasi di Teheran (gambar : region6.tehran.ir)

Jumlah taman kotanya cukup banyak. Ada yang berukuran kecil ada pula yang berukuran jauh lebih luas daripada lapangan golf.

Pada umumnya taman-taman di Tehran sangat bersih dan dilengkapi dengan playground, lengkap dengan berbagai alat permainan, sebagai tempat hiburan buat anak-anak. Untuk berekreasi di tiap taman, tidak dipungut biaya sepeser pun. Berbagai tanaman dan bunga-bunga dengan rapi menghiasi hampir semua sisi taman. Bila musim semi tiba, warna warni bunga akan tampil begitu memukau.

Tiap taman dilengkapi dengan banyaknya tempat-tempat duduk yang tersebar di berbagai tempat. Disediakan pula peralatan-peralatan olah raga untuk usia dewasa yang bebas digunakan oleh siapa saja. Keran-keran air juga mudah ditemukan. Di Tehran, air keran terjamin kebersihannya dan bisa diminum langsung tanpa perlu dimasak lebih dahulu.

Taman Mellat di Teheran Iran

Taman Mellat di Teheran (gambar : en. wikipedia.org)

Bosan melewatkan waktu sekedar duduk-duduk di bangku taman, silakan memanfaatkan rerumputan hijau yang terhampar di berbagai tempat dalam areal taman. Banyak penduduk lokal yang berkumpul bersama keluarga dengan menggelar tikar dan duduk beramai-ramai. Tak lupa mereka membawa peralatan untuk membuat barbeque dan termos berisi air panas untuk menjerang teh atau kopi hangat.

Tidak seperti di banyak tempat hiburan di tanah air, tak banyak ditemukan kantin atau rumah makan di dalam areal taman. Penjaja makanan kaki lima pun tak akan bisa ditemukan.

Bukan cuma berbagai jenis dan warna bunga yang bisa dijumpai di tiap taman. Mata kita pun akan dimanjakan oleh berbagai monumen yang bentuknya bermacam-macam. Bisa berupa patuh tokoh ternama asal Iran atau sekedar bangunan kecil berbentuk unik.

Taman yang paling sering saya kunjungi adalah Taman Mellat dan Taman Sa’i. Keduanya berukuran besar dan terletak di jantung ibukota, tepatnya di Vanak Street. Jangan bayangkan letaknya berdekatan karena Vanak Street ini cukup panjang.

Taman Sai berukuran lebih kecil daripada Mellat. Semuanya lengkap disini, ada danaunya segala. Biarpun beberapa kali ke sini, rasanya tidak pernah bosan. Yang cukup unik  adalah kontur taman yang bertingkat-tingkat. Kota Tehran memang dibangun di wilayah perbukitan. Sebagian wilayah kota memang tidak memiliki daratan yang rata. Tapi turun naik layaknya perbukitan.

Taman Sai di Teheran, Iran (gambar : panoramio.com, by Behrooz Rezvani)

Taman Sai di Teheran, Iran (gambar : panoramio.com, by Behrooz Rezvani)

Taman Mellat berukuran sangat luas. Butuh beberapa kali untuk bisa menjelajahi keseluruhan isi taman. Fasilitasnya jauh lebih lengkap dari pada Taman Sa’i. Ada gedung sinema segala. Taman bermain buat anak-anak ada lebih dari satu. Tersedia beberapa buah meja pingpong di beberapa sudut taman. Tinggal membawa bola, raket pingpong, dan lawan tanding tentu saja.

Di Mellat juga ada kebun binatang. Tapi tidak seramai Taman Safari, Bogor. Jenis yang paling banyak adalah ayam. Di daerah Timur Tengah, ayam termasuk hewan langka rupanya. Ada pula burung unta, kambing, dll. Terdapat danau cukup besar di tengah taman, yang dihuni oleh beberapa angsa putih dan beraneka bunga teratai aneka warna. Pemandangannya sangat indah.

Taman-taman inilah yang paling berkesan buat kami sekeluarga. Hiburan yang sehat dan murah meriah untuk seluruh anggota keluarga. Pemerintah kota pun secara serius turun tangan langsung untuk merawat dan memelihara kebersihan, kerapihan, dan keindahan setiap taman kota. Salut untuk pemerintah kota Tehran.

Taman Mellat di Teheran Iran

Taman Mellat di Teheran (gambar : en. wikipedia.org)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *