Anjuran Hidup Sederhana PNS, Ada Apa?

Ini sebenarnya yang “mewek-mewek nan sensi” karena PNS (katanya) diminta hidup sederhana apa benar-benar sudah membaca edaran anjuran hidup sederhana PNS itu kah?

Biar diskusinya enggak lari-lari dan malah hilang arah. Macam ada yang bilang, “memangnya PNS tidak boleh sejahtera?” Apakah hidup sederhana itu berarti tidak sejahtera? *garukGarukBuluIdung*.

Gambar: acehterkini.com  Hidup Sederhana PNS

Gambar: acehterkini.com

Lawan dari sederhana di sini adalah HIDUP MEWAH. Jadi sederhana bukan berarti miskin. Karena tidak semua orang kaya itu pasti hidup mewah dan sebaliknya, yakin kalau yang hidupnya mewah itu pasti KAYA? Belum cencuuuuu, era kartu kredit gitu lhooooo hihihihi :p.

Ini lho Kakaaaaaa, salah satu edarannya 😉

TENTANG GERAKAN HIDUP SEDERHANA

Menindaklanjuti perintah Presiden pada Sidang Kabinet kedua pada
hari Senin, tanggal 3 November Tahun 2014, bahwa dalam rangka
mendorong kesederhanaan hidup bagi seluruh penyelenggara negara
guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (Good Governance),
agar dilakukan langkah-langkah sebagai berikut :

1. Membatasi jumlah undangan resepsi penyelenggaraan acara seperti
pernikahan, tasyakuran dan acara sejenis lainnya maksimal 400
undangan dan membatasi jumlah peserta yang hadir tidak lebih dari
1000 orang.

2. Tidak memperlihatkan kemewahan dan/atau sikap hidup yang
berlebihan serta memperhatikan prinsip-prinsip kepatutan dan
kepantasan sebagai rasa empati kepada masyarakat.

SALINAN- 2 –

3. Tidak memberikan karangan bunga kepada atasan atau sesama
pejabat pemerintahan.

[adCOntent]

4. Membatasi publikasi advertorial yang menggunakan biaya tinggi.

5. Meneruskan Surat Edaran ini kepada seluruh jajaran instansi di
bawahnya sampai dengan unit organisasi terkecil untuk
melaksanakan dan mematuhi ketentuan dalam Surat Edaran ini
secara konsisten dan sungguh-sungguh.

Demikian untuk menjadi perhatian dan dilaksanakan dengan penuh
tanggung jawab.

So :

1. Jadi kalau ada rencana menikah dan akan mengundang lebih dari 1000 orang, in case situ artis atau anak orang kaya yang memilih mengabdi menjadi PNS, coba dipikir-pikir lagilah apa mau melanjutkan karier sebagai PNS? :p. Daripada harus mengadakan pesta sederhana yang mengundang kurang dari 1000 orang toh ya.

2. Kalau mau hidup mewah atau tidak menunjukkan kepantasan mungkin cocoknya bukan jadi PNS kali ;).

3. Lebih baik berikan karangan bunga kepada suami atau istri *blushing*

4. Anda PNS yang suka publikasi advertorial dengan biaya tinggi ndak? Kalau iya, mungkin jadi bintang iklan saja :p. Kalau enggak, berarti no problem, case closed ^_^.

5. Nah ini saya bantu meneruskan surat edarannya hahahhahahaha :p.

Pertanyaan saya : masalahnya di manakah? :D.

Rasanya tidak ada anjuran hidup Sederhana PNS untuk mengganti atap rumah dengan akar rumbia misalnya. Tidak ada perintah untuk mengganti baju dengan kain goni bekas pakai. Tidak ada pemaksaan kalau harus berhenti makan daging dan HARUS ganti ke tahu tempe tiap hari!

Tapi kalau saran saya, memang sebaiknya usia di atas 30 tahun kurangilah makan daging-dagingan karena sebenarnya daging itu … eeeh, ini topiknya bukan Food Combining deng! Hahahhahahahaha :p.

Berhentilah menganggap kemewahan itu sebagai akses untuk mengharapkan penghormatan dari sesama. Sebaliknya, setop juga mencoba menerka-nerka harta seseorang dari penampilannya ;), “Kalau kalian hanya menilai seseorang dari penampilan luar, kalian akan kehilangan banyak kesempatan berinteraksi dengan orang-orang hebat.”

Gambar : mencintaisederhana.com Hidup Sederhana PNS

Gambar : mencintaisederhana.com

Memang sih, hidup di negara-negara berkembang dengan kesenjangan sosial ekonomii yang tajam seperti di Indonesia agak berat tantangannya. Berbeda dengan negara-negara maju yang taraf hidup sosial mereka bisa dibilang hampir merata di semua lini ^_^. Tidak ada pembeda “warteg” atau “kafe” misalnya hihihi.

Kalau di Indonesia kan, kesannya kalau makan di warteg itu gimanaaaa gitu :p. Karena banyak rumah-rumah makan menengah ke atas yang mungkin tidak terjamah oleh banyak kalangan :(.

Jangan selalu berpikir orang yang tidak suka makan di tempat mewah itu tidak punya uang. Ya kali llidahnya memang kampungan! Enggak kuat mulutnya disuruh ngunyah steak. Dia memang sukanya enggak jauh-jauh dari tahu tempe. Curhat, Mbak? :p.

Makanya, mari kita revolusi mental kita semua ^_^. Tidak usah berusaha keras membedakan diri dengan penampilan luar. Iyalah, namanya manusia biasa. Pasti hepi kalau ke mal, semua mata tertuju pada kita. Geer dong pastinya hihihihi. Tapi ingat, selalu ada langit di atas langit ;). Sekejap mata kita seolah orang paling keren seantero mal, 5 menit kemudian, Dian Sastro lewat! Hampa kini harapan dong ya hahahahahaha.

Kita toh sudah seharusnya memberi perhatian yang sama kepada siapa pun ^_^. Jangan dicuekin temannya yang tidak suka pakai tas bermerek :p. Jangan coba-coba bikin judgemental macam, “Ih, anaknya kok cuma sekolah di sekolah biasa. Enggak punya duit kali.”

Kaget lho nanti orang yang kalian remehkan hanya karena pilihan-pilihan hidup mereka tidak sementereng yang kalian jalani ternyata … seorang bidadari dari khayangan! Apa coba? Hahahhahahahahaha.

Dan kalau pun ternyata, ada yang meremehkan, so what? Words can never bring us down. Never! Until you permit them to ;).

Salam damai dong ya ^_^. Hidup sederhana bukannya sudah seharusnya menjadi gaya hidup kita semua, terlepas dari apakah banyak harta atau tidak ;). Jangan juga enggak nyambung dengan menghubung-hubungkan hidup mewah is oke asal banyak sedekah. Totally wrong.

Keduanya adalah 2 anjuran yang berbeda ^_^. Tidak ada cerita kalau kita banyak sedekah maka kita HALAL untuk bergaya hidup mewah ;). Kalau memang memungkinkan, mari kita hidup sederhana dan banyak sedekah SEKALIGUS ^_^. Insya Allah, bahagia dunia akhirat. Hati tenang tidak takluk pada duniawi. Aamiin, aamiin ya rabbal aalamiin ^_^.

Kenapa PNS yang kena aturan ini? Karenaaaaaaa … kalau pegawai swasta gajinya ya dari perusahaan masing-masing dan itu tergantung performa perusahaan. Perusahaan rugi ya kena pecat. Jadi, pemerintah enggak punya urusan karena pemerintah enggak bisa maksa pegawai swasta hidup sederhana? Lah, mang gajinya dari APBN? :p.

Kalau tidak suka diatur-atur sama pemerintah, nah gampang. Jadi pegawai swasta aja yuuuukkkkkk ^_^.

Kok ibu-ibu rumah tangga enggak dapat edaran ginian? Dapat kok. Dari suami masing-masing! Hahhahahahahaha.

Mari sikapi dengan positif anjuran hidup sederhana PNS  yang mulai digalakkan pemerintah  kini. Harusnya bangga ya jadi PNS. Jadi role model ^_^. MInta senyumnya yang paling manis dong, teman-teman PNSku yang cantik-cantik dan ganteng-ganteng ^_^.

PNS-er :D (gambar : itoday.co.id)  Hidup Sederhana PNS

PNS-er 😀 (gambar : itoday.co.id)

***

4 thoughts on “Anjuran Hidup Sederhana PNS, Ada Apa?

  1. xixixixi sampai saat ini juga tetep makan di warteg juaranya 🙂
    Masih ingat jaman awal awal nikah bermodal 10 rb cukup buat beli lauk sehari, nasi masak sendiri

    punya uang bayak tidak berarti harus hidup mewah, sama seperti hidup sederhana bukan berarti hidup susah

    setuju Mba, yang penting cukup dan tidak berlebihan ya hehe

  2. kalo gue sih yg ngeganjel cm di penyebutan angka 1000 dan 400 itu aja sih….apa iya harus pake angka? bisa ga kalo pasnya 450 aja 😀 #emang di pasar tenabang?
    kl yg lain sih OK bgt, salam revolusi mental 🙂

  3. assalamualaikum, lama ga mampir ternyata rumahnya baru direnovasi =).
    anjuran hidup sederhana ini sebenarnya sesuai agama kita kan, bahwa yang berlebih-lebihan itu temannya syetan, CMIIW.
    untungnya juga pas peraturan ini ada sy udah nikah, nikah di desa juga ga pake undangan, yang ada tamu yang tak terbatas jam/waktu datang ke rumah.
    menurut saya pribadi, meskipun edaran anjuran hidup sederhana ini tidak ada, insyaAllah sebagai PNS/muslim memang sudah diajarkan hidup bersahaja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *