It’s Never Between You and Them

Apa sih yang dikejar Gandhi saat memutuskan untuk memimpin rakyat India melakukan perlawanan kepada kependudukan Kerajaan Inggris dengan tanpa kekerasan? Iya gitu, akan berhasil?

Dia memilih cara yang benar-benar berbeda dengan perlawanan bangsa terjajah pada umumnya. Alih-alih berkoar-koar dengan menyala-nyala untuk membangkitkan semangat rakyat India untuk menagih kemerdekaan dengan tegas, Gandhi malah meminta mereka melawan tanpa kekerasan.

Rakyat India diminta berpuasa atau sekadar long march bersama untuk menunjukkan protes. Ngaruhnya apa?

Memang, pada akhirnya pemerintah Kerajaan Inggris menganugerahkan kemerdekaan kepada India. Tapi tidak semata-mata karena usaha Gandhi 🙂

Gambar : biography.com

Gambar : biography.com

Tugas Gandhi belum selesai. Walau bersama dengan India, Pakistan yang mayoritas muslim juga akhirnya resmi berdiri, banyak warga muslim yang enggan meninggalkan tanah kelahiran mereka di india. Pertikaian panas antara umat Hindu dan Islam melahirkan pertikaian sengit yang berujung jatuhnya banyak korban di kedua belah pihak.

Gandhi turun tangan melerai mereka. Hidupnya berakhir di tangan seorang pemuda ekstrimis Hindu yang menganggap Gandhi ‘terlalu baik’ kepada kaum muslim. Nah, dapat apa coba beliau? 🙁. Kematiannya pun tragis begitu.

Masih dari India, ada Bunda Theresa yang pernah berjuang bertahun-tahun melawan kemiskinan. Turun langsung membantu kaum papa di Negeri Seribu Benua itu. Segitu lamanya Bunda Theresa mengabdikan hidupnya di tengah-tengah mereka yang melarat, apakah kini kemiskinan terhapus begitu saja?

Benarkah sekarang kemiskinan tidak lagi menjadi wajah utama India? Ah, masih banyak orang miskin di India. Masih teramat banyak. Coba saja jalan-jalan ke sana :'(.

Gambar : jaharsiahaan.net

Gambar : jaharsiahaan.net

Lantas, bagaimana dengan kita teman-teman? Kita, para “timses gadungan” di perhelatan Pilpres tahun ini? Hahahahahahha 😀.

Bagaimana kalau capres jagoan kita kalah? Sebegitu hotnya kita belain selama ini? hihihihi.

It’s ok 🙂. Itu takdir 😉.

Yang lebih penting kita khawatirkan adalah bagaimana kalau kita yang kalah? Bagaimana kalau kita yang terjebak dalam hal-hal negatif hanya demi jagoan menang? Ikut-ikutan sebar-sebar link negatif (walau berdalih untuk pembelajaran atau untuk sekadar bertanya)? Tapi yang jelas sudah ikut menyebarkan kan? 🙁.

Sebagian teman mengeluhkan maraknya kampanye negatif dan kampanye hitam. Iya, sama. Sedih, katanya. Lebih baik diklarifikasi semampunya meski ujung-ujungnya bakal dituduh ‘taklid buta’. Sabar. Telen ajaaaaa.

Jangan sedih melihat kampanye negatif atau hitam. Kita harusnya sedih kalau kita yang menjadi pelakunya 🙁.

Gandhi tidak pernah memaki-maki tokoh pergerakan India lain yang memilih jalan perlawanan secara fisik/kekerasan. Bunda Theresa tidak pernah mengamuk-ngamuk kepada pemerintahan India atas penderitaan rakyat miskin di sana.

Gandhi memilih cara damai untuk berjuang. Bunda Theresa aktif menghimpun bantuan dari donatur dan relawan dari seluruh penjuru dunia. Iya sih, kemerdekaan India bukan hanya jerih payah Gandhi. Penduduk miskin masih mendominasi di India tak peduli seberapa banyak keringat Bunda Theresa untuk memperjuangkan mereka.

Gandhi dan Bunda Theresa menjadi tempat untuk kita berkaca.

Sebagai umat muslim, mungkin itulah maknanya kita diwajibkan percaya kepada hari akhir 🙂.

https://www.youtube.com/watch?v=BOHJw6EYYlY

Jangan merasa jerih payah tak berbayar jika upaya kita di tak berbuah di dunia. Karena sebenarnya kemenangan ‘abadi’ itu yang harusnya kita kejar . Duile, berasa ustazah, hahahahaha (barusan juga ‘ceramah’ ginian di wallnya si Eva hihihi).

Kalau umat muslim itu tahu kalau alquran memerintahkan kita untuk menjauhi prasangka. Karena sesungguhnya sebagian prasangka adalah dosa. Semua orang pasti ada jeleknya. Enggak usah dicari-cari. Pasti ada.

Jadi, definisi menang dan kalah itu masalah persepsi saja . Menang kalah di hasil Pilpres bukan di tangan kita. Tugas kita hanya berusaha. Dengan cara-cara yang terhormat pastinya . Menang kalah di hari akhir nanti sepenuhnya tanggung jawab kita masing-masing.

What you spend years building, someone could destroy overnight;
Build anyway.

If you find serenity and happiness, they may be jealous;
Be happy anyway.

The good you do today, people will often forget tomorrow;
Do good anyway.

Give the world the best you have, and it may never be enough;
Give the world the best you’ve got anyway.

You see, in the final analysis, it is between you and your God;
It was never between you and them anyway.

(Bunda Theresa)

Walau kadang tersiksa ya melihat kampanye hitam yang kelewatan ya mau bagaimana lagi, jangan dibalas. Sabar .

“Hanya padaMu Tuhan tempatku berteduh
Dari semua kepalsuan dunia”
(Chrisye – Damai BersamaMu)

https://www.youtube.com/watch?v=5Wme7z8mBOM

Insya Allah, kita bisa ‘menang’ 😉. Tetap semangat teman-teman. Salam 2 jari ^_^.

***

4 thoughts on “It’s Never Between You and Them

  1. thank you jihan buat postingannya yang bikin adem.. cocok banget buat hati yang sedih baca berita-berita dan “operasi sistemik” yang didukung aparat, salah satunya dengan “serangan fajar” di jawa barat, jawa tengah, dan indonesia timur… sediiiiihhh kalau negeri ini dipimpin gerombolan kleptokrasi..

  2. mbak jihan…
    gw sampe nangis baca jurnal ini…
    maluuuu….karena banyak sekali orang-orang yang perlu bantuan di sekitar kita…
    tapi sedikittt sekali yg sudah gw perbuat…

    terlalu banyak mengeluh, terlalu banyak menuntut…tapi minim kontribusi…
    tfs…
    semoga hati-hati kita selalu digerakkan untuk menyebarkan kebaikan
    rahmatan lil ‘alamin

  3. baca postingan ini, sejak awal udah mulai tahan napas…kalimat demi kalimat bikin ngomong ama diri sendiri, iih…bener banget, bener banget ini….bener pisaaann….hehehe…dan puncaknya adalah…si ‘salam 2 jari’ hahahhaa….

    bener banget jihan, ini para pendukung masing masing udah mulai gak sehat menurut aku dan Alhamdulillah udah masuk minggu tenang, adeeemm deh rasanya…semoga siapapun yang terpilih jadi presidennya, bisa membuat Indonesia kita menjadi lebih baik, aamiin….*salam dua jari !* 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *