The Davincka Code

Hahahhahahaha… I know judulnya enggak banget. Suami saya sendiri sempat bilang, “Kok norak banget, sih?” 

Dulu, saya sempat membuat page iseng-iseng, sok-sok mau mengumpulkan tulisan dalam page khusus. Nah, page itu saya beri nama “The Davincka Code.” Enggak tahu awalnya gimana, pokoknya kepikiran begitu saja. Semacam plesetannya The Davinci Code gitu lah hihihihi.

Page itu sudah saya hapus. Ngapain juga. Nambah-nambahin kerjaan aje hehehe. Sudahlah, di akun ini saja semuanya tumpah ruah . Nama itu kepikiran lagi saat akan menerbitkan kumpulan tulisan di buku solo ke-2 saya.

Eh, bukunya tentang apa, sih? . Actually, nothing special. Buku ini berisi….jeng, jeeengggg *drumRoll* … kumpulan status di FB! Hahahaha. Saya juga tidak mengira, tahu-tahu seorang editor mengirim pesan di inbox dan tertarik mengumpulkan tulisan-tulisan saya di wall ini. Tulisan yang juga saya taruh dalam blog.

Saya sempat pikir-pikir, ngapain sih pakai diterbitkan segala? Selama ini kan ditulisnya memang untuk teman-teman di wall dan di blog . Terus suami saya bilang begini, “Temen lu di FB mang berapa? Terus apa semuanya baca wall lu?”

Benar juga, ya. Apalagi di blog. Blog-nya sepi begitu hehehe. Kalau dibukukan, mungkin saja lebih banyak lagi yang bisa membaca dan syukur-syukur ikut menarik hikmah *tsaaahhh* . Macam motivator aje ngomongnye.

the davincka code FA 2

Kalau ngomongin royalti, sudahlah ya hihihi. Menulis buku itu memang murni untuk passion saja . Kalau sudah condong ke materi dijamin bakal nangis dah. Biarlah urusan materi kita kejar dari … ATM suami sajah. Hahahaha.

Therefore, saya ikhlaskan tulisan-tulisannya berpindah tangan kepada penerbit . Tadinya, agak ragu, mintanya 200 halaman A4. Aje gile. Mana ada segitu? Ya sudah kalau tidak cukup saya sudah berniat membuat beberapa tulisan baru.

Ealah, baru 2/3 tulisan pilihan dipindahkan ke A4, sudah 200 halaman saja. Astagaaaaa, status saya ternyata sepanjang itu, ya hahahahaha. Tak sedikit status jika dipindah ke halaman A4, jadinya 6-7 halaman aja gituh hahahaha. Spasi 1.5 lho ya bukan double  *ngelapKeringat*.

Saat dipindah ke halaman buku, jadinya nyaris 300 halaman. Ffiiuuhh…tidak disangka ye .

Makanya, saya bingung gimana mau promosiinnya yak di wall ini. Wong, semua tulisannya sudah pernah muncul di wall hihihhi.

Total ada 38 judul . Judul-judul yang pastinya sudah familiar banget, ya bagi pemirsa setia wall ini *benerinPoni* . Masih ingat dengan …

Kata Pengantar (God’s Gift to You)

Chapter 1 : Every Mom Has Her Own Battle
Chapter 2 : Blogger Perempuan, Berceritalah pada Dunia!
Chapter 3 : “Because One Day Mommy, I Won’t be This Small”
Chapter 4 : The Strength You Didn’t Know That You Had
Chapter 5 : Semua Anak … Cerdas!
Chapter 6 : Filosofi Sepatu
Chapter 7 : Places Called Home
Chapter 8 : (Apalah) Arti Sebuah Nama
Chapter 9 : Hers is Where Mine Begins
Chapter 10 : For Making Us A Fighter
Chapter 11 : A Little Snow Before Sunshine
Chapter 12 : What is Invisible to The Eyes
Chapter 13 : Challenge What The Future Holds
Chapter 14 : Don’t We All
Chapter 15 : Tak Ada yang Abadi
Chapter 16 : People We Haven’t Met Yet
Chapter 17 : VVIP
Chapter 18 : Until It’s Gone
Chapter 19 : Bila Kau Tidak Mendapatkan Apa yang Kau Inginkan?
Chapter 20 : We Do and We Don’t
Chapter 21 : Hitam atau Putih?
Chapter 22 : Waktu (Akan) Berbicara
Chapter 23 : Rendang Padang, Jauh di Mata Dekat di Lidah
Chapter 24 : Lihatlah Warna Pada Cahaya
Chapter 25 : Roda Pedati, Kadang di Atas, Kadang di Bawah
Chapter 26 : If The Music Sings a Thousand Memories
Chapter 27 : Every Woman’s Best Man
Chapter 28 : Happiness is Not Given, It is Made
Chapter 29 : One Day You’ll See
Chapter 30 : What’s Your Dream Job?
Chapter 31 : What If
Chapter 32 : Dear Son, Fly Abandonedly Into The Sun
Chapter 33 : Soekarno, yang Terbit, Terbenam dan Kembali Bersinar”
Chapter 34 : Bung Hatta, Sebuah Buku yang Tak Akan Pernah Tamat Dibaca
Chapter 35 : Saladin, Dicinta Kawan Dipuja Lawan
Chapter 36 : We are The World, We are The Children
Chapter 37 : Ada Apa dengan Timur Tengah?
Chapter 38 : Farewell Note 

Sampai-sampai, farewell note buat seorang teman, Linda Octaviana yang pindah ke Suriname dari Jeddah, juga diminta oleh penerbit untuk dibukukan . Farewell note doang padahal hehe.

Jangan khawatir, walau (hampir) semua tulisan tersebut sudah ‘menghilang’ dari wall dan blog saya, masih buanyak ternyata isi blog eike hihihihi. Jadi, kalau pun tak beli buku, tulisan-tulisan si Mbak Poni inih  masih bisa dinikmati secara gratis di blog jihandavincka dot wordpress dot com kok .

Dan wall ini pun akan terus bertabur tulisan-tulisan iseng yang temanya random. Suka-suka yang nulis aja . So, don’t worry 😀. Jadi, situ berasa punya fans?  –> sodorin kaca ke mbak-nya biar insaf.

Bingung juga ini mau promosi *garukGarukKepala*. Pokoknya saya jujur saja, nothing new kok di buku ini. Kalau mau bernostalgia silakan dibeli. Kalau tidak, mohon doanya, ya, mudah-mudahan orang-orang lain (di luar friend list FB dan pembaca blog) berkenan membeli bukunya 😉.

Sebagian tulisan saya sering bercerita tentang ibu, kakak-kakak dan adik-adik saya yang memang jumlahnya tidak sedikit hihihi. Buku ini teruntuk ibunda tercinta, Mama Amang . Untuk kakak-kakakku yang ganteng-ganteng, Sulaiman – Salman Alfaris – Lukman Hakim – Anwar Sadat. Untuk adik-adikku tersayang, Nasli dan Akhmad Khalid.

Mama and her grown-up babies :D (January, 2013)

Mama and her grown-up babies 😀 (January, 2013)

Untuk suami tercinta, Bang Dani yang lagi-lagi foto-fotonya eike comot-comot sesuka hati untuk cover dan isi buku hihihihi. You’re the best, Bang *kecup*. Dan tentu…si duo tengil kesayanganku, Nabil dan Narda 😉.

Berasa terima Oscar ya Kakaaaaa hahaha. Abisnya di buku enggak ada ucapan terima kasih hihihihi .

Tulisan ini hanya teaser pertama saja. Abis ini bakal ada teaser-teaser lanjutan kek biasa. Macam Memoar of Jeddah ajalah. Jangan-jangan ini teasernya aja kalau dikumpulin bisa satu buku sendiri .

Baiklah. Proofread sudah di tangan. Tanda setuju sudah dikirimkan. Mohon doanya, jika lancar, sebelum tahun 2014 datang, bukunya sudah terbit di toko-toko buku . Beli lewat saya juga boleh untuk yang ini 😉.

COver FB the davincka code

***

16 thoughts on “The Davincka Code

  1. Judulnya mirip nge-parodi-in karya punya Dan Brown 🙂
    Biar pembaca gak keliru ekspektasinya bahwa ini bukan parodi, gimana kalo “The Davincka Notes”, … eh tapi jadinya malah kurang menjual sih kalo diganti judulnya, hehehe

  2. udah komen dari henpon, kenapa nggak masuk… *manyun*
    Mbak, aku-mau-banget-beli-bukunya.
    Gratis tanda tangan, yes? *keukeuh*
    Habisan kalo nanti fansmu udah sebanyak pasir di padang pasir arab sana, mana bisaaaa nodong2 tanda tangan seenaknya, kaaaann? *bantuin benerin poni*
    Macem mana cara pesennya..?

  3. Keren banget mba Jihaaan.. Insya Allah nanti mau beli bukunya. Belum sempat ke tobuk nih, yang MoJ juga belum kebeli hiks..
    Anyway, congratulation ya mbaaaa 🙂

    • Sudah dong hehehehe. Silakan dicari di toko-toko buku terdekat, ya. Ummm, tapi jangan berharap terlalu banyak hehehe. Saya cuma blogger biasa :P, buku itu cuma kumpulan tulisan-tulisan ringan ^_^

  4. Kalo sekarang kira-kira masih ada gak ya??? #wondering

    Sebagian ada yang udah sempet baca2 juga sih, karena ada teman yang share di FB nya. Tapi kalo bisa secara keseluruhan sepertinya lebih asyik… Hihihi… ^_^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *