Selamat Hari Ibu, “I Say a Little Prayer …”

“Kalo tida’ pi skola, nanti jadi tedong.” (Kalau tidak pergi ke sekolah, nanti jadi kerbau).

“Biarma’ jadi tedong …” (Biar saja menjadi seperti kerbau).

Hahahahha. Kalau ingat yang ini masih ngakak-ngakak sampai sekarang. One of the most memorial conversation back then. Waktu Mama saya membujuk salah satu kakak saya agar mau ke sekolah. Itu katanya si calon tedong kecil itu ngomongnya sambil sesengukan lho. Saking enggak maunya disuruh ke sekolah. Hahahhaha.

read more

Jalan jalan Shanghai : China, The Rising Dragon!

Sebelum tahun 1990, siapa sih RRC? (People Republic of China). Eh, secara EYD, sudah diganti menjadi Tiongkok apa, ya, kalau enggak salah.

Negara dengan jumlah penduduk paling membludak di dunia, sarat dengan isu-isu sosial-kemanusiaan. Termasuk dengan kebijakan “1 anak cukup” untuk menekan pertumbuhan penduduknya. Saya ingat pernah nonton di acara Oprah, banyaknya adopsi yang dilakukan atas anak-anak perempuan dari Negeri Tirai Bambu ini.

Dalam budaya Tiongkok dahulu kala, tertanam kepercayaan anak laki-laki bernilai “lebih” daripada anak perempuan. Jadi, karena hanya diperbolehkan memiliki satu anak, tak sedikit orang-orang yang berusaha “melenyapkan” anak yang dilahirkannya jika jenis kelaminnya adalah perempuan .

read more

Serangan Teroris di Pakistan 2014

Peace Comes From Within

Jihan Davincka

***

Lebih dari 130 siswa terbunuh. Dipastikan ada 9 orang staf juga berkorban nyawa. Beberapa ledakan terdengar dan masyarakan dikejutkan oleh serangan teroris di Pakistan …di sekolah! :'(.

Tak lama, sebuah kelompok mengklaim bertanggung jawab atas peristiwa tersebut. Mereka mengaku sebagai bagian dari kelompok Taliban Tehreek Pakistan (TTP). Begitu bunyi headline berita yang menggemparkan dunia kemarin, 16 Desember 2014.

Serangan teroris di Pakistan

Gambar : rediff.com

Beberapa bulan terakhir ini, pemerintah Pakistan gencar mengkampanyekan pembersihan negara dari kelompok TTP ini.

read more

Jalan jalan Hongkong, Rupa-rupa Street Market

Tulisan ini tulisan kenang-kenangan dari blog Mamasejagat hehe. Jadi ingat perjuangannya dulu mengumpulkan sekeping demi sekeping tulisan untuk  menghidupkan blog komunitas itu. Komunitas tapi penulis aktifnya selama setahun pertama yang satu orang doang :D.

Kontributor tulisan ini, Hesya Harahap. Enggak sengaja kenal dari laman FB ^_^. Setelah bincang-bincang di inbox dan dirayu dengan paksa :p , akhirnya dese mau menjawab pertanyaan-pertanyaan saya via inbox di FB. Thanks, ya, Dear. Padahal kenalnya ya pas di-inbox itu hihihi. Hesya saat itu bermukim di Hongkong bareng suami dan anak-anaknya. Jadi cocok deh menjadi kontributor jalan jalan Hongkong.

read more

Kembali Menjadi Manusia

Kembali Menjadi Manusia. Setiap orang punya pengalaman spiritual sendiri-sendiri. Termasuk saya yang (ngakunya) beragama Islam ini :).

Saya selalu terpikir saya banyak dosa karena banyak sekali hal-hal yang (katanya) “Islam memang begitu” malah bikin saya jadi ingin menjauh. Suka terasa paradoks. Saat ada yang bilang, asal kata Islam itu adalah as salaam. Salaam bisa berarti kedamaian.

Nah, saya sempat punya pikiran, “Ya Allah, apa kotor benar hati ini. Kalau disuruh ikut acara pengajian kok malah kedamaian makin menjauh.”

read more